Jangan Salah Kaprah! Ini Perbedaan Affiliate Marketing dan Reseller

Jangan Salah Kaprah! Ini Perbedaan Affiliate Marketing dan Reseller

situsreferensi.com – Jangan Salah Kaprah! Ini Perbedaan Affiliate Marketing dan Reseller , Berbisnis online merupakan cara terbaik untuk Anda yang ingin menghasilkan uang lebih dari Internet. Selain mudah, pasarnya pun sangat luas dan selalu berkembang setiap harinya. Saat ini, dari berbagai model bisnis online di Internet, terdapat dua model bisnis yang tengah populer, yaitu Affiliate Marketing dan Reseller.

Bagi orang yang tidak akrab dengan istilah ini, kedua sistem ini seringkali membingungkan. Alhasil, banyak orang menyamakan persepsi akan keduanya. Padahal, sesungguhnya kedua model bisnis ini sangat berbeda, meskipun tujuannya sama, yaitu menjual produk pada konsumen. Karena itulah, jangan sampai Anda salah kaprah. Simak penjelasan berikut ini mengenai Affiliate Marketing dan Reseller.

Perbedaan Affiliate Marketing dan Reseller

Affiliate Marketing

Pada model bisnis Affiliate, Anda tidak perlu melakukan penjualan secara langsung. Anda hanya perlu memberikan rekomendasi kepada orang-orang untuk membeli produk di situs tertentu. Karena itu, tidak banyak modal yang harus Anda keluarkan untuk berbisnis Afiliasi. Selain itu, job desk yang Anda miliki pun sangat sederhana.

Anda tidak perlu berhubungan dengan customer maupun dengan merchant untuk mendapatkan uang. Anda cukup memasang iklan dari affiliates Anda dan mempromosikannya. Apabila ada orang yang melakukan pembelian dari rekomendasi Anda tersebut, maka Anda akan mendapat komisi sesuai dengan perjanjian.

Hanya saja, Anda harus memiliki basic pengunjung website atau blog yang kuat terlebih dahulu sebelum Anda memulai affiliate marketing. Pasalnya, situs-situs dengan program affiliate pun memberikan syarat tertentu terkait affiliates yang akan mereka terima.

Reseller

Bisa dibilang, model bisnis ini merupakan model bisnis online yang paling populer di Internet. Berbeda dengan Affiliate Marketing, Anda harus melakukan penjualan produk dengan cara membeli produk yang akan Anda jual. Karenanya, Anda akan membutuhkan sejumlah modal untuk memulai bisnis reseller.

Tak hanya itu, sebagai reseller, Anda pun harus giat melakukan pemasaran agar produk Anda laku. Keahlian untuk memasarkan barang sangat dibutuhkan oleh seorang reseller agar produk Anda tidak menjadi barang mati. Anda pun harus berhubungan langsung dengan customer setiap waktu.

Namun, keuntungan yang dimiliki seorang reseller sangatlah besar, sekitar 30 hingga 80 persen dari harga barang. Tentunya, perbedaan presentase ini sangat terasa jika dibandingkan dengan Affiliate Marketing. Jika Anda tekun, bisnis reseller ini bisa menjadi sangat menguntungkan.

Introspeksi, Ini Alasan Mengapa Banyak Affiliate Gagal Menjual

Prospek dari seorang affiliate marketer adalah penjualan. Dengan demikian, komisi yang mereka harapkan bisa dibayarkan oleh perusahaan. Namun, lebih dari itu, sebenarnya, hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah beberapa kegagalan yang sudah pernah menimpa tidak sedikit affiliate marketer baik dalam negeri maupun luar negeri.

Semua tentu tidak terjadi begitu saja. Ada sebab-sebab tertentu yang memang sudah seharusnya dapat diantisipasi oleh seorang affiliate marketer. Namun, konteks dalam hal ini adalah gagalnya seorang affiliate marketer menjual produk. Bisa dikatakan jika kegagalan sejenis ini sudah melanda affiliate marketer, maka komisi yang diharapkan pun sirna.

Tidak bisa dipungkiri bahwa penjualan yang menjadi pemasukan dari bisnis affiliate marketing. Namun, agar tetap bisa mengantisipasi hal yang gagal seperti ini, diperlukan analisa terkait penyebab banyaknya affiliate yang gagal menjual. Berikut beberapa penyebabnya.

Beberapa Penyebab Affiliate Gagal Menjual

 Memberikan Informasi yang Jelas

Adapun informasi jelas yang dimaksud adalah terkait dengan produk yang sedang dipasarkan. Walaupun penjualan menjadi target utama, ingatlah bahwa semuanya membutuhkan proses yang tidak instan. Seorang affiliate marketer harus paham betul bahwa informasi terkait produk adalah hal utama yang dibutuhkan konsumen. Mereka tentu akan mencari kejelasan dari produk yang akan dibelinya.

Tanpa adanya informasi yang jelas terkait sebuah produk, bisa dipastikan konsumen ragu sehingga kemungkinan terjadinya jual beli semakin kecil. Jadi, jangan pernah meremehkan yang namanya informasi lengkap terkait produk yang sedang dipasarkan.

Tidak Pandai Membangun Komunikasi

Hampir tidak mungkin tampaknya jika tidak melibatkan kemampuan berkomunikasi dalam sebuah bisnis. Termasuk untuk bisnis affiliate marketing seperti ini. Teknik komunikasi yang dilakukan hendaknya bisa menyesuaikan dengan konsumen yang sedah dihadapi. Yakinkan mereka bahwa membeli produk tersebut adalah hal yang tepat dan tempat pembeliannya juga sudah tepat.

Kurang Ulet, Tekun dan Kerja Keras

Menjadi seorang pebisnis tentu bukan hal yang mudah. Sekalipun banyak yang mengatakan bahwa ini mudah, tetap saja sikap ulet, tekun dan juga kerja keras adalah hal mendasar yang tidak boleh disepelekan. Sikap ini harus senantiasa ada dalam perilaku affiliate marketer. Dengan demikian, ia akan tangguh menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi terkait dengan hasil penjualan.

Hal-hal Penting yang Harus Diperhatikan Oleh Affiliate Marketer

Sebelum Anda memutuskan untuk bergabung dengan program atau bisnis affiliate marketing. Ada baiknya memperhatikan beberapa hal penting yang dapat dijadikan sebagai pertimbangan.

Dengan begitu Anda akan sukses dengan mendapatkan komisi afiliasi yang banyak. Selain itu dalam memilih program atau produk afiliasi yang tepat termasuk hal yang penting dan membutuhkan pertimbangan yang sesuai.

Penting, Perhatikan Cara Memperbaiki Perbedaan Affiliate dan Reseller

Hal yang Perlu Diperhatikan Jika Ingin Lebih Tahu Tentang Perberdaan Affiliate dan Reseller

Saat Anda ingin melakukan bisnis affiliate marketing, ada baiknya untuk memperhatikan beberapa hal penting. Seperti seharusnya bergabung tidak dikenakan biaya besar dalam program afiliasi. Bisa juga memulai dengan produk afiliasi yang harganya terjangkau.

Pemilik produk harus menyediakan alat pemasaran kepada Anda dan cara menggunakannya cukup mudah. Terutama untuk memasarkan link afiliasi dan membuat penjualan menjadi lebih cepat.

Selanjutnya dengan mengetahui seberapa terkenal nya produk afiliasi yang akan Anda pilih. Dengan begitu dapat memastikan, bahwa produk afiliasi yang dipilih memiliki kualitas tinggi dan populer di masyarakat luas.

Lakukan juga cek pembayaran komisi dan pastikan bahwa pihak pemilik produk membayar komisi tepat waktu. Terakhir pilih program afiliasi yang termasuk program 2 level, karena mereka akan memberikan komisi berdasarkan banyaknya penjualan yang telah Anda lakukan.

Hal yang Dibutuhkan Untuk Menangani Perbedaan Affiliate dan Reseller

Untuk memulai bisnis afiliasi ini, Anda perlu memperhatikan 5 hal yang dibutuhkan. Mulai dari melakukan survey, menyiapkan situs atau blog yang Anda miliki, buat perencanaan, tekun dalam menjalankan bisnis dan jangan malas. Pastikan juga untuk meningkatkan traffic penjualan atau para pengunjung yang datang.

Karena dengan memiliki traffic yang tinggi, maka target marketing yang Anda miliki secara otomatis juga akan ikut tinggi. Jadi jika tidak ada traffic, maka penjualan juga tidak akan terjadi dan tidak akan ada bisnis yang dapat Anda jalankan.

baca juga

1. Booking.com, Cara Merubah Aset Nganggur Sebagai Sumber Uang

2. Pilih Mana, Bisnis Afiliasi Lokal atau Luar Negeri?

baca juga

Program Affiliate Indonesia

Cara Memulai Bisnis Afiliasi

Tips Dan Trik  Cara Memulai Bisnis Afiliasi

Dengan begitu semua hal yang Anda lakukan menjadi sia-sia, terutama saat membangun website yang hebat tapi tidak memiliki traffic. Sedangkan untuk mendapatkan atau meningkatkan traffic sendiri Anda dapat melakukan review produk, iklan gratis dan memanfaatkan beberapa directory submission.

Anda juga dapat mengotomatiskan cara dalam memperoleh traffic ke blog atau situs yang sudah dimiliki. Pastikan memiliki banyak link yang ditujukan dari situs lain ke situs yang sudah Anda miliki.

Author: Situs Referensi

2 thoughts on “Jangan Salah Kaprah! Ini Perbedaan Affiliate Marketing dan Reseller

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *